Cahaya sebagai Material: Catatan dari Kapel Lembang

JurnalStudio Arsa1 menit baca

Bagaimana kami menggunakan maket, foto jam demi jam, dan simulasi sederhana untuk mengatur cahaya pagi di dalam kapel.

Setiap proyek adalah kerja bersama. Klien, konsultan struktur, kontraktor, tukang kayu, dan perajin memberi masukan yang sering kali mengubah detail menjadi lebih baik dari rancangan awal kami.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah bangunan bukan foto di majalah, melainkan apakah penghuninya masih menyukainya sepuluh tahun kemudian.

Catatan untuk Proyek Berikutnya

Kami mendokumentasikan setiap keputusan desain dalam buku proyek yang diserahkan kepada klien, sehingga perawatan dan perubahan di masa depan tetap selaras dengan gagasan awal.

  1. Survei tapak dan wawancara penghuni
  2. Maket studi dan uji cahaya
  3. Gambar kerja dan pendampingan di lapangan

Di studio, kami selalu memulai dengan pertanyaan sederhana: bagaimana ruang ini akan dipakai pada pukul tujuh pagi, pada siang yang terik, dan pada malam hujan? Jawabannya hampir selalu lebih penting daripada gambar yang indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *