Atap lebar, ventilasi silang, dan taman di tengah rumah — prinsip lama yang tetap paling ampuh melawan panas dan lembap. Di studio, kami menyebutnya rumah yang bernapas.
1. Atap adalah payung
Teritis yang dalam melindungi dinding dari hujan dan matahari sekaligus. Di Bali, kami jarang merancang teritis kurang dari 1,5 meter.
2. Angin butuh jalan keluar
Ventilasi silang hanya bekerja jika ada bukaan masuk dan keluar. Kami selalu menggambar arah angin dominan sebelum menggambar denah.

3. Taman di tengah
Taman dalam mendinginkan udara, memasukkan cahaya, dan memberi privasi tanpa dinding tinggi.
4. Material yang bernapas
Plester kapur, bata tanah liat, dan kayu menyerap dan melepas kelembapan, menjaga ruang tetap nyaman.
5. Sedikit kaca, banyak bayangan
Kaca lebar tanpa naungan adalah oven. Kisi-kisi, krepyak, dan pohon peneduh adalah teman terbaik kaca.
Rumah tropis yang baik tidak melawan iklim. Ia berunding dengannya.
Laras Wicaksana, prinsipal Arsa



Detail kayunya luar biasa. Apakah kayu jati daur ulang perlu perlakuan khusus sebelum dipasang?
Senang sekali melihat studio Indonesia yang serius memakai material lokal.