Galeri seni kontemporer di bekas gudang tekstil, dengan tangga spiral putih yang menjadi ruang pamer sekaligus jalur pengunjung.
| Lokasi | Kebayoran Lama, Jakarta Selatan |
|---|---|
| Luas bangunan | 1.850 m² |
| Tahun | 2022–2024 |
| Tim | Bima Pradipta, Sekar Ayu, Yohanes Lim |
| Status | Terbangun |
Gagasan
Pengelola galeri menginginkan ruang yang netral untuk seni, tetapi tetap meninggalkan kesan bagi pengunjung. Kami mempertahankan rangka baja gudang lama dan menyisipkan satu elemen baru: tangga spiral setinggi tiga lantai di bawah skylight bundar.

Ruang dan material
Dinding pamer memakai papan gipsum ganda di atas rangka kayu sehingga mudah dipaku dan dicat ulang. Lantai beton dipoles dan dibiarkan memperlihatkan bekas tiang mesin tenun.
Skylight dilengkapi kisi-kisi penyaring sinar ultraviolet, sementara sistem pencahayaan galeri memakai rel yang dapat diatur untuk setiap pameran.
Bangunan ini tidak bersaing dengan karya seni. Ia memberi ruang, lalu mundur dengan sopan.
Kurator Galeri Ruang Putih
Hidup di dalamnya
Sejak dibuka, galeri ini telah menampung 14 pameran, dan tangga spiralnya menjadi salah satu ruang pertunjukan favorit para seniman performans di Jakarta.



Detail kayunya luar biasa. Apakah kayu jati daur ulang perlu perlakuan khusus sebelum dipasang?
Senang sekali melihat studio Indonesia yang serius memakai material lokal.